Hari ini pertama kalinya aku bersepeda keliling sekitar KRR. Dipandu oleh mas yusuf tentunya. Ditunjukkan spot-spot foto yang menarik. Alhasil, bersepeda keliling plus foto2 deh :-)
Friday, March 29, 2013
Thursday, October 25, 2012
Syukur
Rasa syukur dimulai dari hal yang kecil. Ketika jantung masih berdetak. Saat diri bisa bernafas. Saat mata masih bisa melihat, dan telinga masih bisa mendengar suara.
Bayangkan jika mata tak lagi melihat, hanya gelap. Tak terlihat warna. Bayangkan ketika telinga tak lagi mendengar. Dunia terasa sunyi, senyap. Hanya keheningan yang ada, dan suara yang terdengar adalah suara pikiran sendiri yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun.
Syukurilah saat kita masih memiliki keluarga dan teman. Ada orang-orang baik yang bisa berbagi kebahagiaan dan juga kepedihan dengan kita. Orang-orang yang membuat kita memiliki arti.
Syukurilah saat kita masih memiliki kegiatan yang bisa kita lakukan. Dan, kegiatan itu membawa manfaat bagi kebaikan orang lain, yang pastinya juga membawa kebaikan untuk diri kita.
Syukurilah saat kita masih memiliki tempat untuk tinggal, sekadar tidur dan beraktifitas dengan keluarga.
Rasa syukur itu bisa dimulai dari yang kecil, mendapatkan rejeki senilai Rp 10 ribu, sehingga bisa untuk membeli makan siang lengkap dengan lauk dan sayur (di warteg tentunya).
Saat bersyukur, kita akan merasa cukup. Tidak berlebih tapi juga tidak kurang.
Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang Engkau berikan, sehingga aku bisa menulis catatan saat ini.
Bogor, 25 Oktober 2012
Bayangkan jika mata tak lagi melihat, hanya gelap. Tak terlihat warna. Bayangkan ketika telinga tak lagi mendengar. Dunia terasa sunyi, senyap. Hanya keheningan yang ada, dan suara yang terdengar adalah suara pikiran sendiri yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun.
Syukurilah saat kita masih memiliki keluarga dan teman. Ada orang-orang baik yang bisa berbagi kebahagiaan dan juga kepedihan dengan kita. Orang-orang yang membuat kita memiliki arti.
Syukurilah saat kita masih memiliki kegiatan yang bisa kita lakukan. Dan, kegiatan itu membawa manfaat bagi kebaikan orang lain, yang pastinya juga membawa kebaikan untuk diri kita.
Syukurilah saat kita masih memiliki tempat untuk tinggal, sekadar tidur dan beraktifitas dengan keluarga.
Rasa syukur itu bisa dimulai dari yang kecil, mendapatkan rejeki senilai Rp 10 ribu, sehingga bisa untuk membeli makan siang lengkap dengan lauk dan sayur (di warteg tentunya).
Saat bersyukur, kita akan merasa cukup. Tidak berlebih tapi juga tidak kurang.
Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang Engkau berikan, sehingga aku bisa menulis catatan saat ini.
Bogor, 25 Oktober 2012
Monday, October 22, 2012
Andai saya menjadi Ketua KPK
Korupsi telah menjadi persoalan
bangsa dan menjadi perhatian anak kecil, remaja, hingga orang tua.
Kali ini saya ingin fokus pada misi
keempat KPK “Melakukan tindakan-tindakan pencegahan TPK”
di keluarga.
Andai saya menjadi Ketua KPK, selain
berbagai tugas pembongkaran kasus korupsi serta operasional jalannya KPK, maka
saya ingin membuat sebuah program edukasi keuangan menyeluruh pada setiap
keluarga Indonesia. Alasannya? Setiap orang pasti memiliki keluarga. Jikapun ia
yatim piatu, ia akan memiliki “keluarga” tempat ia dibesarkan. Nilai-nilai yang
ia peroleh dari keluarganya menjadi sebuah dasar baginya untuk meraih masa
depannya.
Seluruh anggota keluarga perlu
mengerti bahwa uang hanya sebuah alat untuk mencapai tujuan, dan bagaimana cara
mengelolanya agar tujuan tercapai tanpa melakukan kecurangan.
Edukasi ini dimulai dari orang
tua (suami dan istri). Materinya bermula dengan pengelolaan penghasilan. Apakah
semua habis untuk konsumsi? Sudahkah disisihkan untuk
asuransi/investasi/menabung? Hingga gambaran
risiko yang terjadi jika melakukan korupsi.
Setelah itu, edukasi diberikan
pada remaja dan anak-anak. Saat ini anak-anak dan remaja rata-rata diberi uang
saku. Nah, mereka perlu tahu sejak dini dari mana datangnya uang, bagaimana
uang bisa sampai ke orang tua, bagaimana orang tua membagi penghasilannya untuk
memenuhi berbagai kebutuhan, hingga bagaimana mereka mengatur uang yang dimiliki
untuk membeli apa yang diinginkan. Tentunya dengan bahasa yang sederhana.
Dengan kurikulum yang
berkesinambungan dari orang tua, remaja hingga anak-anak, diharapkan 10-20
tahun lagi, generasi Indonesia, mengerti mengenai pengelolaan keuangan dengan
utuh. Semoga Indonesia Bebas korupsi.
Situs Lomba blog KPK
Situs Lomba blog KPK
Tuesday, September 27, 2011
Tanggung jawab! Mau?
Mungkin tidak banyak orang yang tahu film Barney, karena tidak ditayangkan di televisi. Terlepas dari itu, aku ingin berbagi satu kisah dalam satu seri Barney (dan masih banyak seri Barney lain yang telah aku tonton bareng dua pangeran kecilku yang semakin mengagumkan).
Aku suka film dan lagu Barney. Meskipun serial yang hanya ada dalam VCD itu diperuntukkan untuk anak-anak, namun isinya bisa menjadi pembelajaran bagiku. Pembelajaran bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan anak-anak. Bagaimana mengajarkan sopan santun, budi pekerti hingga menegur dengan cara yang baik, sehingga anak tidak ketakutan dan mau belajar dari kesalahan yang mereka buat.
Aku suka film dan lagu Barney. Meskipun serial yang hanya ada dalam VCD itu diperuntukkan untuk anak-anak, namun isinya bisa menjadi pembelajaran bagiku. Pembelajaran bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan anak-anak. Bagaimana mengajarkan sopan santun, budi pekerti hingga menegur dengan cara yang baik, sehingga anak tidak ketakutan dan mau belajar dari kesalahan yang mereka buat.
Friday, August 19, 2011
19 Agustus 2011
5 tahun yang lalu...
Pagi yang cerah...
Siang yang hangat...
Malam yang dingin...
Kusambut hadirmu dalam putih ruang operasi...
Tangismu kudengar, meski tak bisa kudekap dirimu...
Pagi yang cerah...
Siang yang hangat...
Malam yang dingin...
Kusambut hadirmu dalam putih ruang operasi...
Tangismu kudengar, meski tak bisa kudekap dirimu...
Monday, March 28, 2011
Belajar dari orang lain
Aku belajar banyak dari pengalaman orang lain, juga dari kisah hidup mereka. Banyak hal yang bisa aku ambil sebagai bekal untuk menjalani hidupku, secara langsung maupun tidak.
Kesuksesan maupun keterpurukan. Keduanya memiliki pelajaran yang sangat penting. Satu hal yang ingin aku diskusikan adalah persamaan dan perbedaan keduanya yang terletak pada: FOKUS.
Kesuksesan maupun keterpurukan. Keduanya memiliki pelajaran yang sangat penting. Satu hal yang ingin aku diskusikan adalah persamaan dan perbedaan keduanya yang terletak pada: FOKUS.
Sunday, February 27, 2011
Percakapan di pagi hari dengan Rafi
Hari ini (minggu, 27 Februari 2011) Rafi akan pentas pertama kalinya di sekolah TK Bunaya. Dia dan teman2 sekelompoknya (kelompok Anggrek) akan menarikan lagu Rindu Muhammad. Sayangnya, aku tak bisa melihat penampilan pertama ini. Ada Rapat kerja plus pelatihan dari kantor.
Saturday, October 16, 2010
Sakit typhus, haruskah dirawat di RS?
Senin kemarin (11 Okt 2010), Rafi - anak pertamaku- didiagnosa positif kena penyakit typhus. Diagnosa ini berdasarkan tes darah yang telah dijalani. Setelah dia mengalami demam diatas 39 derajat selama 4 hari dan mual muntah pada hari ketiga.
Sedih banget? Tentunya. Penyakit ini kan dulunya sering kena pada mahasiswa, yang identik dengan makan di warung mana saja serta sering kecapekan untuk ngerjain tugas dan sebagainya. Suamiku juga pernah kena, karena kecapekan dan makan sembarangan. Begitu juga dengan teman-teman kuliah, ada beberapa yang menderita penyakit ini.
Sedih banget? Tentunya. Penyakit ini kan dulunya sering kena pada mahasiswa, yang identik dengan makan di warung mana saja serta sering kecapekan untuk ngerjain tugas dan sebagainya. Suamiku juga pernah kena, karena kecapekan dan makan sembarangan. Begitu juga dengan teman-teman kuliah, ada beberapa yang menderita penyakit ini.
Tuesday, June 15, 2010
Rafi pergi berlibur ke Blitar! #2
(sambungan dari: Rafi pergi berlibur ke Blitar! #1)
Datanglah hari sabtu, 12 juni 2010. Hari ini aku sudah pesan 2 tempat duduk di bus, untuk ibuku dan Rafi.
Jam 10 pagi, aku ajak Rafi bicara lagi. "mas Rafi, mas Rafi bener mau ikut yang ti ke Blitar?" iya jawabnya.
"Bunda ga ikut lho. Ga papa?" Jawabannya masih ga papa.
Datanglah hari sabtu, 12 juni 2010. Hari ini aku sudah pesan 2 tempat duduk di bus, untuk ibuku dan Rafi.
Jam 10 pagi, aku ajak Rafi bicara lagi. "mas Rafi, mas Rafi bener mau ikut yang ti ke Blitar?" iya jawabnya.
"Bunda ga ikut lho. Ga papa?" Jawabannya masih ga papa.
Rafi pergi berlibur ke Blitar! #1
Tak terasa, Rafi sudah lulus dari PAUD SANGGAR AQILA. Jumat, 11 juni 2010 lalu adalah hari terakhir ia sekolah disana. Nanti, mulai 12 juli 2010 anak pertamaku ini akan masuk TK Bunaya. 19 agustus 2010 nanti, dia genap berusia 4 tahun.
Sekarang, dia berlibur. Dan, tahukah kemana ia mengisi waktu liburnya yang 1 bulan lamanya ini? Ke Blitar! Ya, dia pergi ke Blitar.
Sekarang, dia berlibur. Dan, tahukah kemana ia mengisi waktu liburnya yang 1 bulan lamanya ini? Ke Blitar! Ya, dia pergi ke Blitar.
Subscribe to:
Posts (Atom)